Hal ini disebabkan oleh wafatnya salah satu atlet yang terdaftar, yaitu Moh. Naufal, sebelum pelaksanaan pertandingan. Kepergian almarhum menjadi duka mendalam bagi kontingen Bangkalan, khususnya tim Sambo yang kehilangan salah satu putra terbaiknya.
Meski hanya tampil dengan tiga atlet, tim Sambo Bangkalan tetap menunjukkan semangat dan sportivitas tinggi dalam ajang bergengsi tingkat provinsi tersebut.



