Bahkan, peluang ekonomi ini mendorong sejumlah mantan pekerja migran Indonesia asal Desa Tlangoh untuk kembali dan membuka usaha di kampung halaman. Tujuh anggota Pokdarwis yang mengelola pantai tercatat merupakan mantan pekerja migran.
General Manager Zona 11 PHE WMO, Zulfikar Akbar, menegaskan bahwa keberhasilan program ini merupakan buah dari kolaborasi dengan masyarakat.
“Tanpa dukungan masyarakat, program ini tidak akan berhasil. Bagi kami, mereka semua adalah hero tanpa jubah dan topeng dari Tlangoh,” pungkasnya.



