Kini, lebih dari 30 kelompok tani dan 140 petani telah mereplikasi metode ini, serta 60 sekolah melakukan studi di demplot Eco-Edufarming. Dengan sistem Machida, petani bisa menghasilkan lebih dari 20 buah melon per pohon, meningkatkan pendapatan kelompok hingga Rp 156 juta per tahun.
Atas keberhasilannya, program ini juga meraih Indonesia Sustainable Development Goals Award, mendukung SDGs tujuan 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) serta tujuan 15 (Ekosistem Daratan).
“Kami bersyukur mendapatkan PROPER Emas dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pertanian berkelanjutan,” ujar General Manager Zona 11, Zulfikar Akbar dalam keterangannya, Selasa (25/2/2025).



