By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Patriot MaduraPatriot MaduraPatriot Madura
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Sport
    • Badminton
    • Foto Sport
    • Futsal
    • Renang
    • Sepak Bola
    • Sport Umum
    • Video Sport
  • Hidup Sehat
  • Pariwisata
    • Wisata Religi
    • Wisata Alam
    • Wisata Bahari
  • Berita
    • Nasional
    • Regional
    • Lokal
  • Ekonomi
  • Life Style
  • Inspirasi
Reading: PHE WMO Tanam Hexa Reef di Tlangoh untuk Selamatkan Pesisir Bangkalan
Font ResizerAa
Patriot MaduraPatriot Madura
  • Sport
  • Hidup Sehat
  • Pariwisata
  • Berita
  • Ekonomi
  • Life Style
  • Inspirasi
Search
  • Sport
    • Badminton
    • Foto Sport
    • Futsal
    • Renang
    • Sepak Bola
    • Sport Umum
    • Video Sport
  • Hidup Sehat
  • Pariwisata
    • Wisata Religi
    • Wisata Alam
    • Wisata Bahari
  • Berita
    • Nasional
    • Regional
    • Lokal
  • Ekonomi
  • Life Style
  • Inspirasi
Have an existing account? Sign In
Follow US
Berita

PHE WMO Tanam Hexa Reef di Tlangoh untuk Selamatkan Pesisir Bangkalan

patriotmadura.com
Last updated: 20 November 2025 20:18
patriotmadura.com Published 20 November 2025
Foto Istimewa

foroBangkalan – Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore (PHE WMO) kembali menggerakkan warga Desa Tlangoh, Kecamatan Tanjung Bumi, Bangkalan, untuk menjaga kelestarian pesisir sekaligus mengembangkan wisata Pantai Pasir Putih Tlangoh.

Melalui Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM), PHE WMO melakukan penanaman Hexa Reef, sebuah struktur buatan berbentuk heksagonal yang berfungsi menahan abrasi dan memperbaiki ekosistem laut.

Hexa Reef ini merupakan hasil studi bersama Teknik Kelautan ITS Surabaya. Selain mengurangi laju abrasi, struktur ini dapat menjadi rumah bagi biota laut dan membuka peluang ekowisata berbasis konservasi.

Tahun ini, PHE WMO menanam kembali 120 ton Hexa Reef, setelah sebelumnya memasang 390 ton di titik-titik pesisir Tlangoh. Targetnya, pemasangan sepanjang empat kilometer dapat menahan abrasi yang saat ini mencapai rata-rata tujuh meter setiap tahun.

Manager WMO Field, Nofrie Nianta Charitapermana, mengatakan bahwa program ini bukan hanya menjaga alam, tetapi juga memberi dampak ekonomi bagi warga.

“Penanaman hexa reef ini tidak hanya melindungi pantai, tetapi juga membangun ekosistem laut yang lebih sehat dan produktif,” ujarnya.

PHE WMO juga melibatkan banyak pihak, mulai dari Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bangkalan, Pemerintah Desa Tlangoh, hingga Pokdarwis Tlangoh sebagai mitra binaan. Kolaborasi ini diharapkan memperkuat pengembangan wisata Pantai Pasir Putih.

Menurut Nofrie, seluruh program ini merupakan bagian dari komitmen PHE WMO terhadap keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat, sekaligus mendukung tujuan SDGs, khususnya terkait ekosistem laut, penanganan perubahan iklim, serta pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir.

Lailatun N dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bangkalan mengapresiasi langkah PHE WMO yang dinilai mampu menjadi model pengembangan wisata berkelanjutan.

“Program ini membuka peluang ekonomi baru bagi warga lokal sekaligus menjaga kelestarian alam,” ungkapnya.

Kepala Desa Tlangoh, Kudrotul Hidayat, juga berharap kegiatan ini terus meningkatkan kapasitas dan ekonomi masyarakat.

“Selain pantai terlindungi dari abrasi, warga mendapat kesempatan kerja baru dari pengembangan wisata,” katanya.

Saat ini, Pantai Pasir Putih Tlangoh sedang dikembangkan sebagai destinasi wisata unggulan di pesisir utara Bangkalan. PHE WMO ikut mendukung dengan membangun fasilitas pendukung wisata untuk mendorong ekonomi masyarakat melalui pariwisata ramah lingkungan.

[ruby_related total=5 layout=5]

TAGGED:PHE WMO
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[Ruby_E_Template id="1714"]
© patriotmadura.com. All Rights Reserved.
Selamat Datang di Patriot Madura

Silahkan Masuk dengan Akun Anda

Lost your password?