Menurut Dasuki, kondisi tersebut membuat waktu persiapan atlet menjadi sangat terbatas. Kendati demikian, kedua atlet mampu menunjukkan mental bertanding yang kuat dan performa terbaik saat tampil di arena.
“Alhamdulillah dua-duanya bisa membawa pulang medali emas walaupun persiapannya sangat minim,” katanya.
Keberhasilan menyapu bersih dua medali emas dari dua atlet yang diturunkan menjadi catatan positif bagi perkembangan olahraga kickboxing di Bangkalan. Hasil itu menunjukkan bahwa atlet daerah tetap mampu bersaing dan meraih prestasi meski menghadapi berbagai keterbatasan.
Ketua KONI Kabupaten Bangkalan, Tajul Anwar, turut memberikan apresiasi atas pencapaian tersebut. Ia menilai raihan dua medali emas menjadi bukti kualitas atlet Bangkalan yang terus berkembang dan memiliki daya saing tinggi di level regional.



