Capaian tersebut menjadi perhatian khusus bagi KONI Sumenep yang ingin memperkuat sistem pembinaan olahraga mereka.
Tajul menegaskan, konsistensi Bangkalan bertahan di 10 besar itu tidak lepas dari strategi pembinaan berkelanjutan, peningkatan kualitas atlet, serta dukungan kelembagaan yang solid.
“Alhamdulillah, Bangkalan mampu bertahan dua kali di peringkat 10 besar Porprov. Ini tentu menjadi hasil kerja keras seluruh elemen olahraga daerah,” tambahnya.
Salah satu inovasi yang turut menjadi perhatian dalam studi banding tersebut adalah terbentuknya badan sport science di Bangkalan, yang dinilai berperan penting dalam mendukung peningkatan performa atlet secara ilmiah dan terukur.



