Tahun ini, PHE WMO menanam kembali 120 ton Hexa Reef, setelah sebelumnya memasang 390 ton di titik-titik pesisir Tlangoh. Targetnya, pemasangan sepanjang empat kilometer dapat menahan abrasi yang saat ini mencapai rata-rata tujuh meter setiap tahun.
Manager WMO Field, Nofrie Nianta Charitapermana, mengatakan bahwa program ini bukan hanya menjaga alam, tetapi juga memberi dampak ekonomi bagi warga.
“Penanaman hexa reef ini tidak hanya melindungi pantai, tetapi juga membangun ekosistem laut yang lebih sehat dan produktif,” ujarnya.
PHE WMO juga melibatkan banyak pihak, mulai dari Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bangkalan, Pemerintah Desa Tlangoh, hingga Pokdarwis Tlangoh sebagai mitra binaan. Kolaborasi ini diharapkan memperkuat pengembangan wisata Pantai Pasir Putih.



